Cari disini...
Jumat, 28 Maret 2008
Kamis, 01 November 2007
Situs E-learning
http://feua.890m.com
Mencakup mata kuliah Program studi Manajemen Bisnis dan Mata kuliah yang berkaitan dengan Agama Islam
maaf...masih ada kesalahan config.php
Mencakup mata kuliah Program studi Manajemen Bisnis dan Mata kuliah yang berkaitan dengan Agama Islam
maaf...masih ada kesalahan config.php
Senin, 29 Oktober 2007
Manusia Mati Tapi Hidup Dan Manusia Hidup Tapi Mati
manusia mati adalah manusia yang tertutup segala anggota tubuhnya akan segala maksiat. tangan digunakan untuk mengerjakan yang baik, mata untuk melihat yang baik dan segalam macamnya...jauh dari godaan syetan dan iblis jauh dari segala huru hara dunia dan menuruti hawa nafsu yang menjerumuskan...dunia adalah alat, maka kita gunakan dunia sebagai alat...maka jadilah manusia yang bermanfaat.
manusia mati tapi hidup adalah hal yang sebaliknya...menggunakan anggota tubuhnya untuk menuruti hawa nafsu syeitan dan iblis...itulah manusia yang merugi...
anggota tubuh kita terdiri dari anggota tubuh yang lahir dan yang bathin. didalam masing-masing anggota tubuh itu terdapat penyakit dan mengarahkan ke dosa. untuk itu kita palu dengan kalimat laillahaillallah, sehingga hancur lebur sehingga timbul cahaya nur Allah, maka terbuka pintu hijab dan hilang dinding diri kita dengan Allah SWT
manusia mati tapi hidup adalah hal yang sebaliknya...menggunakan anggota tubuhnya untuk menuruti hawa nafsu syeitan dan iblis...itulah manusia yang merugi...
anggota tubuh kita terdiri dari anggota tubuh yang lahir dan yang bathin. didalam masing-masing anggota tubuh itu terdapat penyakit dan mengarahkan ke dosa. untuk itu kita palu dengan kalimat laillahaillallah, sehingga hancur lebur sehingga timbul cahaya nur Allah, maka terbuka pintu hijab dan hilang dinding diri kita dengan Allah SWT
Cara Mudah Memahami Pemikiran Orang Lain
cara yang mudah tersebut adalah dengan memetakan pola pikir orang tersebut. pemetaan ini dapat dilakukan melalui sebuah observasi terhadap kebiasaan-kebiasaan yang dia lakukan. seseorang akan mengulangi perilaku yang sama dalam berbagai kesempatan.
keberhasilan hasil pemetaan akan menjadi lebih jika hal ini bisa kita konfirmasikan ke orang yang bersangkutan dengan cara yang baik.
keberhasilan hasil pemetaan akan menjadi lebih jika hal ini bisa kita konfirmasikan ke orang yang bersangkutan dengan cara yang baik.
Rabu, 03 Oktober 2007
Pemikiran Terkini Tentang Orang Miskin dan Bahayanya
sekarang ini timbul gejala kejahatan yang sangat berbahaya...kondisi itu terlihat dengan semakin hilangnya rasa kasih sayang orang kaya terhadap simiskin. si kaya menjauhi si miskin, si kaya memandanga rendah si miskin. Si miskin semakin terpuruk dengan segala macam kasus yang menderanya yang disebabkan oleh segelintir oknum...
si kaya menyalahkan si miskin...mengapa anda tidak berusaha seperti saya? saya bekerja keras siang malam, membanting tulang dan tidak mengenal waktu...enyah kau si miskin dari hadapanku...
wahai saudaraku, kita pada dasarnya sama. kita turun ke dunia dengan sehelai benang sekalipun. beruntunglah saudara terlahir dalam keluarga kaya atau si miskin yang kemudian menjadi kaya...
tapi ingatlah...rukun iman yang ke enam...percaya akan qadha baik dan qadar buruk...
dalam hal ini, bukannya si miskin tidak mau berusaha, tapi memang qadar lah yang menentukan seperti itu dalam saat ini...qadha sudah dilalui tetapi qadar tetap menghukum (saat ini). untuk itu janganlah si miskin dijauhi atau dipandang rendah. tapi sebaiknya didekati, mudah2han Allah menganugerahkan jalan bagi si miskin untuk kehidupan yang lebih baik dan anda lulus dalam ujian dunia ini. ingat kita percaya akan adanya akhirat, dunia hanya ibarat halte dimana kita berhenti untuk sementara menuju kehidupan yang lebih abadi.
semoga penyakit yang sekarang timbul ini tidak melekat pada diri kita. Amin ya Rabbal alamin.
si kaya menyalahkan si miskin...mengapa anda tidak berusaha seperti saya? saya bekerja keras siang malam, membanting tulang dan tidak mengenal waktu...enyah kau si miskin dari hadapanku...
wahai saudaraku, kita pada dasarnya sama. kita turun ke dunia dengan sehelai benang sekalipun. beruntunglah saudara terlahir dalam keluarga kaya atau si miskin yang kemudian menjadi kaya...
tapi ingatlah...rukun iman yang ke enam...percaya akan qadha baik dan qadar buruk...
dalam hal ini, bukannya si miskin tidak mau berusaha, tapi memang qadar lah yang menentukan seperti itu dalam saat ini...qadha sudah dilalui tetapi qadar tetap menghukum (saat ini). untuk itu janganlah si miskin dijauhi atau dipandang rendah. tapi sebaiknya didekati, mudah2han Allah menganugerahkan jalan bagi si miskin untuk kehidupan yang lebih baik dan anda lulus dalam ujian dunia ini. ingat kita percaya akan adanya akhirat, dunia hanya ibarat halte dimana kita berhenti untuk sementara menuju kehidupan yang lebih abadi.
semoga penyakit yang sekarang timbul ini tidak melekat pada diri kita. Amin ya Rabbal alamin.
Kamis, 27 September 2007
Sudahkah anda mendirikan Shalat...?
Amalan shalatlah yang mula-mula akan diperiksa oleh Alllah nanti di alam akhirat. Jika baik amalan shalatnya maka baik amalan yang lain. tetapi jika buruk amalan shalatnya maka akan rusak segala amalannya yang lain.
Didalam Alquran Allah memerintahkan manusia untuk mendirikan shalat bukan hanya sekedar mengerjakan shalat. Apa yang dimaksud dengan mendirikan? kalau dianalogikan kepada sebuah bangunan maka tentu didalam mendirikan bangunan tersebut tentu ada fondasi dan tiang bangunannya. Tanpa pondasi dan tiang tersebut maka bangunan tidak bisa kita dirikan. Kalau begitu, manakah yang menjadi pondasi dan tiang shalat?
Pondasinya adalah iman sedangkan tiang shalat adalah sebagai berikut:
1. Hadir hati kepada Allah. bagaiamana caranya...?
2. Tetap segala anggota. (anggota yang mana dari tubuh kita...?)
3. Takut kepada Allah (apa yang kita takutkan?)
4. Malu kepada Allah (Akan apa kita harus malu?)
5. Harap akan rahmat Allah (apa yang kita cari dari hidup ini?)
6. Jauh hati akan huru-hara dunia, dan jauh hati dari pekerjaan setan dan iblis (mana yang disebut dunia?)
7. Jauh dari sifat iri, dengki, loba dan tamak (dimana letak dan sumbernya sifat2 ini?)
Jika ketujuh proxi mendirikan shalat ini bisa kita capai, maka berbahagialah karena kita sudah termasuk kepada golongan yang mendirikan shalat. Namun sebaliknya jika tiang shalat ini belum kita miliki, berarti kita belum termasuk kepada golongan orang yang mendirikan shalat tersebut.
Didalam Alquran Allah memerintahkan manusia untuk mendirikan shalat bukan hanya sekedar mengerjakan shalat. Apa yang dimaksud dengan mendirikan? kalau dianalogikan kepada sebuah bangunan maka tentu didalam mendirikan bangunan tersebut tentu ada fondasi dan tiang bangunannya. Tanpa pondasi dan tiang tersebut maka bangunan tidak bisa kita dirikan. Kalau begitu, manakah yang menjadi pondasi dan tiang shalat?
Pondasinya adalah iman sedangkan tiang shalat adalah sebagai berikut:
1. Hadir hati kepada Allah. bagaiamana caranya...?
2. Tetap segala anggota. (anggota yang mana dari tubuh kita...?)
3. Takut kepada Allah (apa yang kita takutkan?)
4. Malu kepada Allah (Akan apa kita harus malu?)
5. Harap akan rahmat Allah (apa yang kita cari dari hidup ini?)
6. Jauh hati akan huru-hara dunia, dan jauh hati dari pekerjaan setan dan iblis (mana yang disebut dunia?)
7. Jauh dari sifat iri, dengki, loba dan tamak (dimana letak dan sumbernya sifat2 ini?)
Jika ketujuh proxi mendirikan shalat ini bisa kita capai, maka berbahagialah karena kita sudah termasuk kepada golongan yang mendirikan shalat. Namun sebaliknya jika tiang shalat ini belum kita miliki, berarti kita belum termasuk kepada golongan orang yang mendirikan shalat tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)